RSS
Tampilkan postingan dengan label Kesenian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesenian. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 November 2013

UKM Tari siap Menggebrak Semangat Mahasiswa Baru


Salam Budaya…
 Sabtu 21 Desember 2013, dalam acara malam inagurasi yang merupakan puncak pengukuhan dari serangkaian deretan acara OSPEK, acara ini dihadiri sekitar 1.700 mahasiswa yang dimeriahkan oleh para bintang tamu sekaligus menampilkan dari masing-masing UKM. Kami perwakilan dari UKM tari menampilkan menampilkan tari inkling jangkit, dalam acara ini UKM berkesempatan kembali untuk tampil sekaligus juga mempromosikan  dalam rangka rekrutmen mahasiswa baru untuk menarik minat para mahasiswa.
Dalam acara pemetasan kalai ini kami mengangkat tari inkling jangkit yang merupakan tarian tradional dari  Jawa Tengah yang mana dalam kesenian incling ini dibawakan secara berkelompok dengan jumlah penari 15 atau 17 orang. Bertemakan cerita yang diambil dari panji, menceritakan tentang:
Menurut sesepuh grup incling di Plaosan, Desa Hargotirto Saparjo Tani (90), nama incling lahir karena suara klinting yang terdengar ‘kemrincing’ setiap penari menggerak-gerakkan kendali kuda lumping. Namun ia tak ingat lahirnya kesenian incling di wilayahnya. Secara spiritual, nama Tarian Incling Jawa Tengah dimaknai mendalam menjadi Pancasilane Jagad Gumelare Manungso.
 Sekitar 1970-an di wilayah Plaosan, Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap terdapat grup kesenian incling yang cukup terkenal. Di masa kejayaannya, sering diminta pentas orang punya hajatan, dan acara-acara resmi di lingkungan pemerintahan. Begitu terkenalnya grup kesenian tersebut, lantunan parikan ‘Inclinge Hargotirto, Pimpinane Bapak Parjo’ melekat di hati masyarakat. Pengamat seni yang sekaligus pelaku seni kesenian tradisional Kulonprogo, Drs Sugiyanto mengakui, incling menjadi salah satu kesenian tradisional lokal Kulonprogo yang tidak dijumpai di daerah lain.    (Sumber : http://budayaindo.com/tarian-incling-jawa-tengah)
            Demikian sedikit sinopsisnya kembali ke tpembahasan awal bahwa UKM tari merupakan salah satu UKM yang dirasa sangat dibutuhkan dan penting ada untuk berpartisipasi  mengisi acara dalam berbagai kegiatan baik formal maupun kegiatan non formal sebagai hiburan sekaligus juga melestarikan budaya tradisional daerah, sebab budaya kita ini semakin lama akan semakin tersingkirkan dan akan punah. Nah dari ini kita bisa bercermin bahwasanya kita sebagai seakan  Maka dari itu UKM tari mempunyai target untuk siap merekrut mahasiswa baru yang mempunyai potensi dan bakat yang tinggi. Sebagai pemilihan calon generasi dari bibit-bibit yang unggul.

Sabtu, 21 September 2013

Ekstra kulikuler tari sebagai alternatif mengembangkan potensi


Menari Sebagai Alternatif
                               Untuk mengembangkan potensi

Senin, 9 september 2013 saya bersama rekan-rekan UKM Tari,  ikut mengisi acara OSPEK di kampus tercinta kami yaitu UPY ( Univesitas PGRI Yogyakarta). Dalam acara pembukaan  OSPEK yang dilaksanakan di Auditorium, dan dihadiri oleh bapak Rektor  beserta jajarannya. Pada pukul 07.45 saatnya kami tampil untuk menarikan Tari Oglek, ini adalah pengalaman pertamaku menari di kampus dengan dilihat oleh  banyak  Peserta sekitar 1000 0rang lebih,, sungguh pengalaman yang cukup membuatku terkesan.