KIAT MENJADI
PRIBADI SABAR
Kesabaran itu amat
berbanding lurus dengan tingkat keyakinan kepada Allah. “Alladizina idzaa
ashabathun mushibah qaaluu innalilahi wa innalilahi wainna ilaihirajiun.
Ulaaika’ alayhim shalawatum minrabbihim warahmah wauulaaikahumul muhtadin”
yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapakan, Innalilahi
lillaahi wa innaa illaihi raajiun’un”. Mereka itulah yang mendapatkan
keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang
yang mendapat petrunjuk. (QS. Al- Baqarah [2] :156-157).
Maa ashaabaminmushibatin illa
biidznilallah. Wamayyu, minbillahi yahdiqalbah” (QS. Al- Taghabun [64] :11) Dan
orang yankin bahwa apa pun yang terjadi mutlak karena izin Allah. Makhlik hanya
jalanya saja. Nggak ada kejadian tanpa
izin Allah.
Ketika kepala tertimpa batu maka
yakinlah bahwa itu izin Allah karena tidak bisa orang melempar tanpa izin Allah.
Ketika kepala tertimpa batu maka
yakinlah bahwa itu izin Allah karena tidak bisa orang melempar tanpa izin
Allah.

Assalamualaikum … teman-teman para pembaca sekaliyan. Disini saya akan bercerita sedikit tentang profil pribadi saya: