RSS
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Januari 2014

Renungan kita


KIAT MENJADI
PRIBADI SABAR


Kesabaran itu amat berbanding lurus dengan tingkat keyakinan kepada Allah. “Alladizina idzaa ashabathun mushibah qaaluu innalilahi wa innalilahi wainna ilaihirajiun. Ulaaika’ alayhim shalawatum minrabbihim warahmah wauulaaikahumul muhtadin” yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapakan, Innalilahi lillaahi wa innaa illaihi raajiun’un”. Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petrunjuk. (QS. Al- Baqarah [2] :156-157).
Maa ashaabaminmushibatin illa biidznilallah. Wamayyu, minbillahi yahdiqalbah” (QS. Al- Taghabun [64] :11) Dan orang yankin bahwa apa pun yang terjadi mutlak karena izin Allah. Makhlik hanya jalanya saja. Nggak  ada kejadian tanpa izin Allah.
Ketika kepala tertimpa batu maka yakinlah bahwa itu izin Allah karena tidak bisa orang melempar  tanpa izin Allah.
Ketika kepala tertimpa batu maka yakinlah bahwa itu izin Allah karena tidak bisa orang melempar tanpa izin Allah.

Jumat, 27 September 2013

Orang yang punya kelebihan

Wahai diriku, orang yang kuat batinnya, maka di mulutnya ada kekuatan, apa yang dia katakana akan menjadi kenyataan. Tapi orang yang mulutnya masih kotor: suka berkata bohong, jorok, kotor, porno, menghajat, mengutuk, menghina, merendahkan orang, suka berdebat, dan banyak bicara, tidak mungkin memiliki keistimewaan. Dunia ini sudah banyak kerusakan. Kalau orang yang lisannya kotor punya kelebihan, maka akan bertambah rusak kehidupan di bumi ini.